GERAKAN POSYANDU SEHAT:SINERGI PROGRAM DIGITAL MARKETING UNTUK PENINGKATAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI MUARO JAMBI

  • Riswan Riswan Riswan Universitas Nurdin Hamzah
Kata Kunci: Posyandu, Digital Marketing, Partisipasi Masyarakat, Pencegahan Stunting, PKM

Abstrak

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pencegahan stunting melalui penguatan peran Posyandu di Kabupaten Muaro Jambi. Permasalahan yang dihadapi adalah rendahnya keterlibatan masyarakat dalam kegiatan Posyandu serta kurangnya pemanfaatan media digital sebagai sarana edukasi dan promosi kesehatan. Untuk menjawab tantangan tersebut. PKM ini mengusung Gerakan Posyandu Sehat dengan pendekatan sinergi digital marketing. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan pengelolaan konten digital bagi kader Posyandu, pembuatan akun media sosial resmi Posyandu, serta pendampingan dalam kampanye digital mengenai gizi seimbang, pola asuh, dan pentingnya keikutsertaan masyarakat. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan tingkat partisipasi masyarakat sebelum dan sesudah implementasi program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi kader dalam mengelola media digital, terbentuknya akun media sosial aktif sebagai media edukasi kesehatan, serta meningkatnya kehadiran masyarakat pada kegiatan Posyandu. Interaksi masyarakat melalui media sosial Posyandu juga mengalami peningkatan, menandakan terjadinya perubahan positif dalam kesadaran dan keterlibatan masyarakat.

Referensi

W. Ningsih et al., “OPEN ACCESS Digital Literacy Training for Posyandu Agrek Bulan Cadres in,” vol. 8, no. 2, 2023, doi: 10.25047/j-dinamika.v8i2.3837.
[2] I. P. Sari, D. Setiawan, and D. W. Marwan, “Sosialisasi Pelaksanaan Posyandu Melalui Transformasi Digital Kesehatan Menggunakan Aplikasi Mobile Posyandu Q,” Jurnal Abdidas, vol. 3, no. 5, pp. 870–876, Oct. 2022, doi: 10.31004/abdidas.v3i5.691.
[3] Liliana and D. T. Absari, “Pemanfaatan Teknologi Informasi Dalam Mendukung Posyandu Terkait Dengan Tumbuh Kembang Anak,” TEKNIKA, vol. 7, pp. 122–128, Nov. 2018.
[4] Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, “Pemkab Muaro Jambi Menerima Piagam Katagori Tren Penurunan Stunting Dalam Pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024,” https://pemkab.muarojambikab.go.id/pemkab-muaro-jambi-menerima-piagam-katagori-tren-penurunan-stunting-dalam-pelaksanaan-8-aksi-konvergensi-percepatan-penurunan-stunting-tahun-2024.
[5] A. J. W. & R. P. Ventianus Sarwoyo, “Inovasi Edukasi Kesehatan Masyarakat dengan Media Digital di Posyandu Seruni RW01 Buaran Indah,” Info Abdi Cendekia, vol. 7, no. 2, pp. 78–86, 2024.
[6] F. Kasim, M. Zainal Altim, A. Basalamah, T. Silviaty Delvina, M. N. Anshari Nur, and I. Amar, “Pelatihan Implementasi Website Desa dan Sistem Digitalisasi Posyandu Melati I di Desa Borisallo Kabupaten Gowa,” Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan, vol. 6, pp. 126–136, 2024.
Diterbitkan
2025-10-31