ANALISIS PELUANG DAN TANTANGAN PRODUKSI VIRGIN COCONUT OIL (VCO) DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF DI KELURAHAN SAPAT, KECAMATAN KUINDRA
Abstract
Kelurahan Sapat, Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra), merupakan salah satu wilayah penghasil kelapa yang cukup potensial di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Meskipun komoditas kelapa melimpah, pemanfaatannya masih terbatas pada produk mentah, sehingga nilai tambah ekonomi belum optimal. Dalam konteks pengembangan ekonomi kreatif, Virgin Coconut Oil (VCO) menjadi salah satu alternatif produk turunan kelapa yang bernilai tinggi dan memiliki permintaan pasar yang terus meningkat, terutama di sektor kesehatan dan kecantikan. Permasalahan yang muncul adalah bagaimana mengoptimalkan potensi ini di tengah keterbatasan yang dimiliki pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang dan tantangan dalam produksi VCO oleh UMKM di Kelurahan Sapat sebagai bagian dari strategi pengembangan ekonomi kreatif berbasis sumber daya lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi VCO memiliki prospek cerah karena ketersediaan bahan baku dan tren konsumsi produk organik. Namun, pelaku UMKM masih menghadapi kendala seperti akses terbatas terhadap teknologi, modal, serta keterampilan manajerial dan pemasaran. Oleh karena itu, diperlukan intervensi terstruktur dari pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya untuk membangun ekosistem usaha yang inklusif dan berkelanjutan.
Copyright (c) 2025 LANDMARK : (Jurnal Pengabdian Masyarakat)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







