POTENSI PENGEMBANGAN VIRGIN COCONUT OIL (VCO) UPH NYIUR TERPADU SEBAGAI PRODUK UNGGULAN UMKM BERBASIS KELAPA DI KELURAHAN SAPAT KECAMATAN KUALA INDRAGIRI
Abstract
Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan produk olahan kelapa yang memiliki nilai tambah tinggi karena diproduksi tanpa pemanasan berlebih, sehingga kandungan nutrisi tetap terjaga. VCO diketahui mengandung asam laurat yang berfungsi sebagai antibakteri, antijamur, serta mampu meningkatkan daya tahan tubuh. Potensi ini menjadikan VCO sebagai salah satu produk yang berpeluang besar dikembangkan oleh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya di daerah penghasil kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi pengembangan VCO melalui Unit Produksi Hasil (UPH) Nyiur Terpadu di Kelurahan Sapat, Kecamatan Kuala Indragiri. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan menyoroti ketersediaan bahan baku, kapasitas produksi, strategi pemasaran, serta hambatan yang dihadapi pelaku usaha.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan kelapa di Kelurahan Sapat cukup melimpah untuk mendukung produksi VCO. UPH Nyiur Terpadu telah menerapkan proses pengolahan sederhana namun higienis, sehingga menghasilkan VCO berkualitas. Produk ini menunjukkan potensi pasar yang signifikan, baik pada skala lokal maupun regional, terutama melalui pemanfaatan pemasaran digital. Kendala utama adalah keterbatasan modal, keterampilan manajemen, dan distribusi.Secara keseluruhan, VCO berpotensi menjadi produk unggulan UMKM di Sapat dengan dukungan pelatihan, pendampingan, dan akses pasar yang lebih luas.
Copyright (c) 2025 LANDMARK : (Jurnal Pengabdian Masyarakat)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







