FAKTOR LITERASI DIGITAL TERHADAP PEMANFAATAN APLIKASI ADINDA MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP)
Abstract
Transformasi digital dalam pelayanan publik mendorong pemerintah daerah untuk mengembangkan aplikasi layanan berbasis elektronik, termasuk dalam bidang administrasi kependudukan. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Indragiri Hilir mengembangkan Aplikasi ADINDA sebagai inovasi pelayanan administrasi kependudukan berbasis digital. Namun, pemanfaatan aplikasi tersebut belum sepenuhnya optimal, salah satunya dipengaruhi oleh tingkat literasi digital masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor literasi digital yang paling berpengaruh terhadap pemanfaatan Aplikasi ADINDA menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner perbandingan berpasangan. Faktor literasi digital yang dianalisis meliputi kemampuan operasional digital, kemampuan informasi dan data, kemampuan komunikasi digital, keamanan digital, dan etika digital. Hasil analisis AHP menunjukkan bahwa kemampuan operasional digital memiliki bobot tertinggi (0,36), diikuti kemampuan informasi dan data (0,27), komunikasi digital (0,20), keamanan digital (0,11), dan etika digital (0,06). Nilai Consistency Ratio (CR) sebesar 0,07 menunjukkan bahwa penilaian responden konsisten. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan literasi digital, khususnya kemampuan operasional digital, menjadi kunci dalam meningkatkan pemanfaatan aplikasi pelayanan administrasi kependudukan berbasis digital.
Downloads
Copyright (c) 2026 Cendy Afrian Kesuma

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









