PENGENDALIAN PERSEDIAAN COCA-COLA MENGGUNAKAN METODE SIMULASI MONTE CARLO DAN ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) PROBABILISTIK (STUDI KASUS: PERGUDANGAN PT. X)

  • Jean Retno Dwi Arini Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Misra Hartati
  • Fitriani Surayya Lubis
  • Muhammad Nur Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah
  • Muhammad Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah
  • Isnaini Hadiyul Umam Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah

Abstract

Kelemahan sistem pengendalian persediaan di PT. X meliputi fluktuasi jumlah stok barang di gudang yang sering berubah-ubah serta permintaan yang sulit diprediksi. Kondisi ini menyebabkan terjadinya kekurangan atau kelebihan stok di gudang akibat ketidakpastian permintaan. Perlu dilakukan pengoptimalan dalam pemesanan barang agar persediaan di gudang terpenuhi sesuai permintaan retail sehingga tidak menyebabkan kekurangan stok (stockout) dan penumpukan barang (overstock) di akhir karena keterlambatan kedatangan barang. Oleh karena itu digunakan metode Simulasi Monte Carlo untuk meramalkan jumlah permintaan barang dan digunakan untuk memprediksi lead time pemesanan barang yang bersifat probabilistik. Selanjutnya digunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) model probabilistik guna untuk mengidentifikasi jumlah pemesanan dan persediaan produk Coca-Cola pada periode yang akan datang dan menghitung total biaya persediaan minimum digudang menggunakan data historis November 2023-Oktober 2024. Hasil dari penelitian yang dilakukan menunjukkan perbandingan Total Biaya Persediaan menggunakan EOQ Probabilistik mendapat penghematan sebesar Rp 7.917.429 atau sebedar 13,7% dari kebijakan perusahaan saat ini.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2025-10-31
How to Cite
Dwi Arini, J. R., Hartati, M., Lubis, F. S., Nur, M., Muhammad, & Hadiyul Umam, I. (2025). PENGENDALIAN PERSEDIAAN COCA-COLA MENGGUNAKAN METODE SIMULASI MONTE CARLO DAN ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) PROBABILISTIK (STUDI KASUS: PERGUDANGAN PT. X). JURNAL PERANGKAT LUNAK, 7(3), 257-272. https://doi.org/10.32520/jupel.v7i3.4499

Most read articles by the same author(s)